Orang-orang dengan hemochromatosis didorong untuk mengkonsumsi makanan yang seimbang. Namun, ada beberapa tindakan pencegahan penting yang perlu disebutkan.
Asupan alkohol yang besar (misalnya, 60 gram alkohol atau empat gelas anggur atau bir setiap hari) terbukti meningkatkan risiko sirosis hati sebesar sembilan kali lipat pada pasien dengan hemochromatosis. Alkohol juga dapat mempromosikan penyerapan zat besi dari usus, yang mengakibatkan kelebihan zat besi lebih lanjut. Sesekali minum sosial, bagaimanapun, tidak dapat menambah risiko lebih lanjut pada pasien dengan hemochromatosis.
Konsumsi vitamin C dosis besar (asam askorbat) dapat menyebabkan peningkatan penyerapan zat besi. Oleh karena itu, suplemen vitamin C tidak dianjurkan pada pasien dengan hemochromatosis. Perlu dicatat bahwa tidak ada alasan untuk mengurangi konsumsi buah-buahan (jeruk) dan sayuran yang mengandung vitamin C pada orang dengan hemochromatosis.
Makanan laut mentah dapat menyebabkan infeksi bakteri yang berkembang di lingkungan kaya zat besi, dan konsumsi mereka tidak dianjurkan pada orang yang memiliki hemochromatosis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar